Tuesday, May 21, 2013

Ohamaguri



(蜃, Ōhamaguri) 

Debut 
Manga : Chapter #548 
Anime : Naruto Shippūden Episode #300 
Muncul dalam Anime dan Manga 


Personal 
Spesies : Meretrix lusoria 
Usia : Mati 
Klasifikasi : Summon 
Afiliasi : Kirigakure 

Jutsu: Shinkirō no Genjutsu 

Kerang Raksasa (蜃, Ōhamaguri) ini adalah hewan kuchiyose pribadi dari Mizukage Kedua. 

Penampilan 

Selain ukurannya yang besar, ia menyerupai halnya kerang biasa. Beberapa garis-garis gelap menonjol mengelilingi kedua bagian atas dan bawah dari cangkangnya, sementara simbol Kirigakure tertulis pada bagian atasnya.

Kemampuan

 Makhluk ini mampu menghasilkan kabut bersama dengan summoner setelah terlebih dahulu membuka cangkangnya dan memancarkan kabut dari sifon nya, teknik ini dapat membuat fatamorgana untuk menipu lawan sehingga mereka tidak dapat secara akurat menemukan posisi kerang itu sendiri ataupun sang summoner. Cangkangnya juga sangat kokoh, mampu menahan serangan awal Ōnoki. 

Perang Dunia Shinobi Keempat 

Selama Perang Dunia Keempat Shinobi, setelah Mizukage Kedua dihidupkan kembali oleh Kabuto Yakushi dengan jutsu Edo Tensei, ia dipanggil ke medan perang dalam konfrontasi melawan shinobi dari Divisi Keempat. Saat kerang membuka cangkangnya, ia menyelubungi daerah sekitar dalam fatamorgana sehingga membuat semua serangan shinobi tidak efektif, karena mereka tetap tidak dapat menemukan posisi yang sebenarnya baik makhluk atau Mizukage itu sendiri. Meskipun saran Mizukage untuk menyerang kerang berdiri tepat di belakangnya, usaha mereka terus gagal, mengakibatkan kebingungan diantara pasukan aliansi. 

Setelah Gaara dan Ōnoki tiba, kerang yang nyata terlacak melalui teknik Pasir Gaara Suna no Kanchi. Ōnoki awalnya mencoba untuk menyerang kerang dengan elemen Jintonnya tapi gagal karena chakranya tidak cukup untuk melakukan teknik tersebut. Kerang ini kemudian diserang oleh Doton: Kengan no Jutsu tetapi tidak ada kerusakan berarti sampai akhirnya Ōnoki menggunakan Doton: Chōkajūgan no Jutsu untuk menghancurkannya. Karena ini, fatamorgana akhirnya hilang. 

No comments:

Post a Comment